Apa manfaat Senam Hamil?

Berolahraga saat kehamilan sangat bermanfaat untuk menjaga ibu dan janinnya supaya tetap sehat dan bugar dalam mempersiapkan persalinan. Aktivitas ini merupakan salah satu cara untuk menjaga kondisi kandungan agar proses kehamilan dan persalinan akan berjalan lancar.
Aktivitas yang bisa dilakukan ibu hamil antara lain adalah jogging/berjalan santai, senam, dan berenang. Latihan-latihan ini dapat membantu melatih kerja otot jantung dan pernafasan, meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot-otot yang diperlukan saat persalinan. Selain itu latihan peregangan dan kelenturan otot, akan membantu wanita hamil untuk mengurangi keluhan nyeri pada perut dan bokong selama proses kehamilan.

Saat ini telah banyak berkembang gerakan-gerakan senam hamil, yang berisi gerakan2 yang menggabungkan latiihan pernafasan, kerja otot jantung, relaksasi, fleksibilitas sehingga sangat membantu ibu hamil untuk mempersiapkan kehamilan dan persalinannya. Anda dapat mengikutinya dari kelas-kelas yang diadakan di rumah sakit atau di klinik bersalin. Senam hamil ini telah disesuaikan untuk kenyamanan dan keamanan ibu hamil, sehingga tidak beresiko menimbulkan masalah pada ibu maupun calon bayi di dalam kandungan. sehingga dapat terbiasa dan siap saat waktu persalinan tiba.

Selain manfaat dari senam hamil, kita juga harus mengetahui syarat-syarat, dan kapan boleh senam hamil, serta hal-hal apa yang membuat seorang ibu hamil dilarang mengikuti senam hamil. Beberapa syaratnya adalah usia kehamilan diatas 22 minggu, sudah ada pemeriksaan dari dokter/bidan, dan dilakukan dibawah instruktur senam hamil. Jika terdapat tanda2 berikut maka senam hamil sebaiknya diberhentikan yaitu : timbul rasa nyeri, perdarahan, kontraksi sering, keluar cairan ketuban, nafas menjadi pendek, denyut jantung meningkat, pembengkakan tubuh dan aktivitas janin yg berkurang.
Terdapat juga larangan / kontraindikasi seorang ibu hamil untuk bisa melakukan senam hamil, yaitu jika menderita penyakit jantung, paru, riwayat perdarahan, kelainan letak plasenta dan kondisi preeklamsia atau tekanan darah tinggi selama kehamilan.

This entry was posted in b. Trimester Kedua and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s