Q: Janin dalam kandungan saya dikatakan telah meninggal. Apakah yang terjadi?

A : Kematian Janin Dalam Kendungan atau yg juga disebut IUFD (Intra Uterine Fetal Death) dicurigai terjadi pada laporan ibu bahwa gerakan janinnya tdk terasa dalam beberapa jam terakhir. Diagnosis ditegakkan dari pemeriksaan USG dgn melihat sudah tidak adanya aktivitas denyut jantung janin. Kematian janin dapat terjadi dalam masa kehamilan, dan dpt pula terjadi saat masa persalinan. Kematian ini rata2 disebabkan oleh hipoksia kronis (30%), kelainan kongenital/kromosom janin (20%), komplikasi dalam kehamilan seperti solusio plasenta (pelepasan plasenta) yaitu 25%, infeksi janin, kondisi diabetes dlm kehamilan.
Untuk menurunkan angka IUFD, perlu deteksi dini potensi masalah pada janin, seperti pengawasan monitoring dlm persalinan, deteksi adanya pertumbuhan janin terhambat, gerakan janin yg berkurang, deteksi penyakit yg menyertai seperti hipertensi dan diabetes.
Jika memang terjadi IUFD, maka janin harus dilahirkan, dan tidak ada keharusan untuk melakukan operasi pada kasus ini. Persalinan dapat dilakukan normal, biasanya dibantu dgn tindakan perangsangan atau induksi

This entry was posted in c. Trimester Ketiga and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s